Ekskul CSSE · SMAS St. John — BINUSPertemuan 1
01
Fondasi · Sesi 01 — Introduction to Programming
Introduction to
Programming

Tanpa program, HP-mu cuma kaca dan logam mahal. Hari ini kamu belajar menyusun perintah yang bikin HP nurut — dan semuanya dimulai dari kertas & papan, bukan keyboard.

TUJUAN 01
Jelaskan apa itu program & bedakan hardware vs software
TUJUAN 02
Pahami level bahasa & kenapa Python cocok untuk pemula
TUJUAN 03
Susun algoritma → pseudocode → flowchart di kertas
Target Hari Ini

Hari ini kamu jadi penulis resep

Tujuan Pembelajaran
  • Menjelaskan apa itu program & bahasa pemrograman dengan kalimat sendiri
  • Membedakan hardware vs software lewat benda yang kamu pegang tiap hari
  • Mengenali alur kerja interpreter & alasan Python cocok untuk pemula
  • Mendefinisikan algoritma + menyusun pseudocode sederhana
  • Membaca & membuat flowchart (mulai–proses–keputusan–selesai)
programalgoritmapseudocodeflowchart

* pseudocode = langkah ditulis mirip bahasa manusia · flowchart = alur digambar pakai simbol baku.

“
Inti sesi

Koding bukan hafal sintaks — tapi berpikir urut dulu, baru menulis.

Hari ini TANPA komputer

Semua latihan inti di kertas & papan. Kode di slide nanti cukup dibedah bersama — ketiknya baru di Sesi 03.

100 menitkertas + papankode dibedah, bukan diketik
Selamat datang — lihat dulu peta besar perjalanannya

17 pertemuan, 1 superpower

Peta 17 pertemuan CSSE
  • [01–02] Fondasi — konsep program, algoritma, flowchart KAMU DI SINI
  • [03–05] Mulai coding — print, variabel, input/output
  • [06–07] Operator & percabangan if/elif/else
  • [08] Mini Project 1: Decision Making
  • [09–10] Looping & Nested Loop / Pattern
  • [11–13] List, Functions, String Manipulation
  • [14] Mini Project 2: Simple App
  • [15] AI-Assisted Coding
  • [16–17] Final Project: Development & Presentation
Posisimu hari ini

Barisan ke-1 dari 17 — 6% perjalanan, dan semua mulai dari sini.

Dua sesi pertama kita habiskan di kertas — bukan karena tunda-tunda, tapi karena peta dulu, baru jalan.

→

Yang terbiasa berpikir alur di kertas, nanti mengetik kode jauh lebih tenang — itu janji Sesi 03.

Kenapa HP bisa nurut disuruh?

Program = urutan instruksi

Definisi kunci

Program = urutan instruksi yang dijalankan komputer.
Pemrograman = aktivitas menulis instruksi itu agar komputer mengerjakan tugas untuk kita.

→

Analoginya resep masakan: komputer itu koki yang patuh tapi buta — dia kerja PERSIS seperti yang tertulis, tanpa mikir "kok garamnya dulu?"

Uji logika resep
  • Resep benar urut → nasi goreng enak
  • Tukar 2 langkah ("sajikan" ke awal) → kacau
  • Yang salah bukan koki — tapi penulis resepnya
  • Mulai hari ini, kamu penulis resepnya
Contoh di sekitarmu

ATM, game HP, filter medsos, absen sidik jari — semuanya program yang dulu dirancang di kertas seperti hari ini.

Bedah HP-mu — mana yang bisa disentuh?

Hardware vs Software

Satu HP, dua dunia

Bodi fisik yang bisa disentuh

Layar, kamera, chip, RAM, keyboard — tanpa instruksi, diam saja.

Software

Instruksi yang tidak bisa disentuh

Aplikasi chat, game, sistem operasi — yang menyuruh hardware bergerak.

Kuis bedah cepat — HP kamu
WhatsAppSoftware — program di dalamnya
KameraHardware — lensa fisiknya
Filter medsosSoftware — kode yang mengubah wajahmu
Analogi robot
  • Hardware = badan robot (tangan, kaki, mata)
  • Software = perintah di kepala robot
  • Program = daftar perintah: "maju 2 langkah → ambil gelas"
  • Tanpa program, robot cuma berdiri diam
!

Tanpa software, HP cuma kaca dan logam mahal. Software itulah yang kamu buat nanti — mulai dari kertas hari ini.

Komputer cuma paham 0 dan 1 — lalu kita ngomong apa?

Level bahasa: dari mesin ke manusia

TingkatanBentuknyaSiapa paham?
Mesin (low)01001000 01101000...Komputer saja — cepat tapi tidak ramah
AssemblyMOV A, 5Dekat mesin — masih susah dibaca
High-levelprint("Halo")Manusia gampang baca — ada penerjemah

Analogi: menyuruh balita butuh kalimat pendek-pendek yang sangat spesifik (mesin); menyuruh teman sekelas cukup "tolong matikan lampu" (high-level).

Kenapa high-level untuk pemula
  • Bahasa mirip kalimat manusia — mudah dibaca
  • Tidak perlu hafal deretan 0-1 — tulis maksudmu
  • Salah tulis? Pesan error menunjuk barisnya
  • Dipakai nyata: aplikasi, web, data — belajar sekali, pakai lama
Ingat Yang kita pakai di ekskul ini: high-level — dan bahasanya Python. Kenapa Python? Slide berikutnya.
Penerjemah lisan vs penerjemah naskah

Kenapa pemula dipilihkan Python?

Compiler — terjemah naskah utuh (C++)
  • Menerjemahkan seluruh naskah dulu sebelum dipakai
  • Kayak penerjemah buku — naskah jadi utuh dulu, baru dibaca
  • Ada langkah kompilasi sebelum program jalan
Contoh C++ harus di-compile dulu — baru file hasilnya dijalankan.
Interpreter — terjemah lisan (Python)
  • Membaca & mengerjakan baris demi baris langsung
  • Kayak penerjemah simultan — kamu bilang, langsung dikerjakan
  • Tinggal ketik → langsung jalan → langsung kelihatan hasilnya

Python = ketik, jalan, kelihatan. Sederhana — makanya cocok hari pertama.

→

Alasan lengkap Python untuk kelas kita: sintaks mirip English, interpreter langsung jalan, dan pesan error-nya ramah — ketiga hal itu akan kamu rasakan sendiri mulai Sesi 03.

Bukan semua langkah boleh disebut algoritma

Algoritma — resep yang lulus uji 5 ciri

Definisi + standar

Algoritma = deret langkah jelas & berurut untuk menyelesaikan masalah. Layak disebut bagus kalau lulus 5 ciri:

1 · input2 · proses3 · output4 · jelas5 · berhenti
  • Jelas — "tambahkan garam secukupnya" itu GAGAL uji: secukupnya itu berapa?
  • Berhenti — tidak boleh muter-muter tanpa ujung
  • Urutan — tukar 1 langkah, hasil bisa kacau total
Uji cepat

Resep koki YouTube yang bilang "beri bumbu secukupnya" — itu bukan algoritma, itu tebak-tebakan. Komputer nggak bisa menebak.

?

Tukar urutan "panaskan wajan" & "tuang minyak" — masih jadi nasi goreng? Persis ini yang kita uji di Tugas 1.

Giliran kamu — papan sudah menunggu

Tugas 1 · Pseudocode "Nasi Goreng"

Kerjakan berurutan — 3 langkah, di kertas
  1. Tulis pseudocode "cara bikin nasi goreng" — 5 sampai 7 langkah, pakai bahasa manusia terstruktur: Mulai → langkah → Selesai
  2. Tukar kertas dengan teman sebangku — baca punyanya dia, tandai langkah yang menurutmu ambigu
  3. Uji 5 ciri bersama: mana input? mana proses? mana output? tiap langkah jelas? ada Selesai?
Garis start — versi kita di papan
1. MULAI
2. Siapkan bahan: nasi, bawang, telur, kecap
3. Panaskan wajan, tumis bawang
4. Masukkan nasi dan telur, aduk
5. Tambahkan kecap, aduk sampai rata
6. Sajikan di piring
7. SELESAI
Yang dicek dari pseudocode-mu
  • Diawali Mulai, diakhiri Selesai — ciri 5
  • Input ada (bahan), output ada (nasi goreng)
  • Setiap langkah tidak ambigu — bisa dieksekusi siapa pun
  • Urutannya logis — garam sebelum atau sesudah nasi?
!

Waktu: 10 menit. Nanti kita sabotase bersama: dua langkah di papan ditukar — lihat apa yang terjadi.

Kode pertamamu — hari ini cukup dibedah, bukan diketik

Wajah algoritma dalam bahasa Python

Code — dibedah bersama, bukan diketik hari ini
# Program sapaan - algoritma jadi bahasa Python
# (langkah 2) data yang dipakai program:
nama = "Budi"

# (langkah 3) proses - merangkai kalimat:
pesan = "Halo " + nama

# (langkah 4) output - tampilkan ke layar:
print("Halo, St. John!")
print(pesan)
Pemetaan kertas → kode
  • Langkah 2 = input/data → nama = "Budi"
  • Langkah 3 = proses → kalimat dirangkai dengan +
  • Langkah 4 = output → print() menyuruh komputer bicara
  • Python membaca berurutan dari atas ke bawah — persis resep
Coba pikirkan

Kalau baris pesan = "Halo " + nama dinaikkan di atas nama = "Budi" — programnya protes atau jalan? Jelaskan kenapa!

Peta sebelum berangkat — ini kosa kata visualnya

Flowchart & 4 simbol wajib

4 simbol yang wajib hafal hari ini
Oval

Terminator

Mulai / Selesai — buka & tutup

Persegi

Proses

Hitung / olah data

?

Belah ketupat

Keputusan — bercabang Ya/Tidak

Jajar genjang

Input / Output

Baca data & tampilkan hasil

→Panah = arah alir — dari atas ke bawah, bercabang di belah ketupat.
Kenapa bentuknya baku?
  • Flowchart ditulis supaya dibaca orang lain
  • Seperti rambu lalu lintas: bentuk = arti, disepakati semua orang
  • Kalau tiap orang bikin simbol versi sendiri — petanya tidak bisa dibaca siapa pun
→

Flowchart = peta, kode = jalanannya. Orang ke tempat baru buka peta dulu — bukan asal injak gas.

Kalau ada pertanyaan, peta ikut bercabang

Ada keputusan → alur bercabang

Pseudocode — "Bawa payung?"
1. MULAI
2. INPUT cuaca (lihat langit)
3. JIKA hujan MAKA
TAMPILKAN "Bawa payung"
LAIN
TAMPILKAN "Jalan santai"
4. SELESAI

"Mulai, lalu tanya... kalau Ya... kalau Tidak... Selesai." — baca flowchart dengan suara seperti itu, kamu sudah membedahnya.

Flowchart — "Hujan?"
Mulai
Lihat cuaca
Hujan?
YA
Bawa
payung
TIDAK
Jalan
santai
Selesai

Jajar genjang = input · Belah ketupat = keputusan · Dua cabang, keduanya pulang ke Selesai

Level up — dari menulis jadi menguji

Tugas 2 · Sabotase & flowchart "beli kopi"

Kerjakan berurutan — 2 langkah, masih di kertas
  1. Sabotase massal — di papan, dua langkah pseudocode nasi goreng ditukar ("sajikan" pindah ke awal). Tulis di kertasmu: langkah keberapa yang rusak, dan kenapa?
  2. Gambar flowchart "beli kopi di kantin": input uang → keputusan "uang cukup?" → proses bayar + kembalian atau proses nabung dulu → Selesai
Checklist gambar kamu
  • Oval Mulai di atas, oval Selesai di bawah
  • Uang masuk pakai jajar genjang (input)
  • Keputusan pakai belah ketupat — dua cabang Ya/Tidak
  • Semua garis punya arah — dan semua jalur sampai Selesai
Pertanyaan penguji
  • Kalau uang cukup — alurnya lewat mana?
  • Kalau uang kurang — apakah jalurnya menggantung?
  • Di cabang ini, kalau jawabannya bukan Ya/Tidak gimana?
!

Waktu: 10 menit. Kesalahan urutan yang ketemu di kertas itu alarm bunyi lebih awal — jauh lebih murah daripada ketemu di dalam kode.

Tantangan pamungkas — peta yang dinilai hari ini

Challenge · Flowchart "angka genap?"

Misi — gambar di kertas, individu
  1. Input — sebuah angka masuk (jajar genjang)
  2. Keputusan — "angka habis dibagi 2?" (belah ketupat, dua cabang)
  3. Output — cabang Ya: tampilkan "genap" · cabang Tidak: tampilkan "ganjil" (jajar genjang)
  4. Tutup — kedua jalur harus sampai oval Selesai — tidak boleh ada garis menggantung
Alat yang kamu pegang

4 simbol hari ini: oval, persegi, jajar genjang, belah ketupat + panah. Tanpa hitungan rumit — cukup logika "habis dibagi 2 atau tidak".

Kriteria lulus — dicek saat keliling
  • Lengkap 4 simbol dengan bentuk yang benar
  • Belah ketupat punya dua cabang keluar
  • Kedua cabang punya output masing-masing
  • Semua jalur berakhir di oval Selesai
!

Waktu: 15 menit. Bonus buat yang cepat: flowchart "beli kopi"-mu disempurnakan sampai lulus checklist yang sama.

Gimana peta yang benar itu bentuknya?

Pembahasan Challenge — berpasangan

Kerangka yang diharapkan
Mulai
Baca angka
habis
dibagi 2?
YA
Cetak
"genap"
TIDAK
Cetak
"ganjil"
Selesai
Sesi baca-alur (berpasangan)
  • Tukar kertas dengan teman — "eksekusi" flowchart-nya baris demi baris dengan suara
  • Tandai titik yang bikin kalian macet — di situ letak ambigu-nya
  • Presentasi 2–3 flowchart di depan kelas — kelas lain jadi penguji
Yang dihargai bukan kerapian

Yang dinilai: alur yang bisa dibaca orang lain — dua cabang lengkap, semua jalur pulang ke Selesai. Penggaris boleh miskin, logika harus kaya.

Peta gagal? Hampir selalu salah satu dari ini

Kotak masalah — 4 jebakan hari pertama

Jebakan 01
Lupa oval

Langsung gambar kotak kerja, lalu apa lalu apa... dan tidak ada tanda mulai maupun selesai.

Obat: ingat ciri ke-5 — algoritma harus berhenti. Mulai dari oval dulu.

Jebakan 02
Belah ketupat 1 cabang

Keputusan digambar, tapi cuma ada jalur "Ya". Jalur "Tidak" hilang.

Obat: tanya "kalau jawabannya bukan Ya, programnya gimana?" — wajib dua cabang.

Jebakan 03
Garis menggantung

Cabang Tidak digambar setengah jalan — ujungnya melayang, tidak pernah sampai Selesai.

Obat: aturan papan — "setiap garis harus punya tempat pulang ke ( Selesai )".

Jebakan 04
Pseudocode campur kodd

Setengah bahasa manusia, setengah bahasa mesin — "JIKA x > 0 THEN print()" campur jadi satu.

Obat: pseudocode = bahasa manusia terstruktur. Python-nya baru mulai Sesi 03.

Semua jebakan ini alarm paling murah — menemukan alur salah di kertas cuma butuh hapus pensil; menemukannya di dalam kode minggu depan = cari satu baris di antara ratusan.

Rangkuman · yang kita bawa pulang

5 hal yang hari ini kamu taklukkan

01
Program = urutan instruksi — komputer koki patuh tapi buta; kamu penulis resepnya
02
Hardware = bodi yang disentuh · software = instruksi di dalamnya — tanpa software, HP cuma kaca mahal
03
Level bahasa mesin → assembly → high-level — Python high-level + interpreter: ketik, jalan, kelihatan
04
Algoritma lulus 5 ciri: input, proses, output, jelas, berhenti — "secukupnya" = gagal uji
05
Flowchart = peta: oval buka-tutup, persegi proses, jajar genjang input/output, belah ketupat keputusan dua cabang
Peta sudah di tangan — siap jalan! Next → Algorithm & Flowchart
Next — langkah selanjutnya

Pertemuan depan:
Algorithm & Flowchart

Sesi 02 — Algorithm & Flowchart

Hari ini kamu kenal algoritma & 4 simbol —
minggu depan kamu menguasai keduanya: 5 ciri diuji lebih dalam, pseudocode mandiri, dan 5 simbol lengkap dengan panah alir.

Masih di kertas — tapi standarnya naik: peta yang bisa dibaca siapa pun, bukan cuma kamu.

5 ciri algoritmapseudocode mandiri5 simbol + panah
PR iseng (opsional)
  • Ceritakan ke orang rumah: apa itu program — dalam 2 kalimat
  • Gambar 1 flowchart baru: "beli kopi" versi rapi dengan 4 simbol
  • Foto flowchart "angka genap?"-mu → kirim ke grup — dokumentasi perjalanan pertama!
Sampai jumpa di Sesi 02! ingat: berpikir urut dulu, baru menulis