Minggu lalu kamu kenal peta. Hari ini kamu belajar MENGGAMBAR peta yang bisa dibaca siapa pun — masih di kertas, tapi standarnya naik level.
Flowchart = peta sebelum coding.
Kode = jalan yang ditempuh.
Latihan inti hari ini tulis & gambar di kertas. Satu blok kode cukup dibedah — ketik beneran dimulai minggu depan.
Minggu lalu kamu kenal peta. Hari ini kamu menggambar & menguji peta itu — sampai bisa dibaca siapa pun tanpa kamu yang menjelaskan.
Posisimu: barisan ke-2 dari 17 — 12% perjalanan. Fondasi selesai minggu ini!
Algoritma = deret langkah jelas & berurut untuk menyelesaikan masalah. Bagus = lulus 5 ciri:
Resep koki YouTube: "beri bumbu secukupnya, masak sampai matang". Mana yang gagal uji ciri jelas? Komputer nggak bisa menebak — instruksi harus paten.
Tiga versi resep nanti diuji di papan: yang benar, yang urutannya bolak-balik, yang ada langkah ambigu — kelas yang menghakimi.
Waktu: 10 menit. Poin kunci: algoritma yang baik itu paten — siapa pun yang mengeksekusi, hasilnya sama.
Pseudocode bukan setengah Python. "JIKA x > 0 THEN print()" = dua dunia jadi satu = kacau. Pseudocode dulu di kertas — Python-nya baru Sesi 03 ke atas.
Setiap programmer profesional menulis draf kasar dulu — kamu sedang mengerjakan apa yang mereka kerjakan, hanya medianya kertas.
Pseudocode-mu lolos kalau temanmu bisa mengeksekusinya tanpa bertanya. Kalau dia bertanya "ini maksudnya gimana?" — langkah itu belum jelas. Perbaiki, tukar lagi.
Waktu: 15 menit. Ini latihan "kode dibaca orang lain" pertamamu — tanpa komputer sama sekali.
# Algoritma "sapaan" versi komputer -
# persis langkah bernomor di kertas kalian
print("1. Mulai")
print("2. Baca bahan")
nama = "Budi" # data disiapkan
pesan = "Halo " + nama # proses: dirangkai
print("3. Proses")
print("4. Tampilkan hasil:", pesan)
print("5. Selesai")
nama = "Budi" menyiapkan bahanpesan = "Halo " + nama merangkaiprint menampilkan ke layarBaris mana yang mewakili ciri keempat — "jelas"? Dan kenapa print nomor 3 muncul setelah pesan dirangkai, bukan sebelum?
Dua hukum flowchart: belah ketupat wajib dua cabang keluar · tidak ada garis menggantung — semua berakhir di Selesai.
"Mulai, lalu tanya hujan?, kalau Ya bawa payung, kalau Tidak simpan payung, Selesai." — kalau kamu bisa membacanya seperti itu, flowchart-nya benar.
Dua cabang keluar dari belah ketupat — keduanya sampai Selesai. Tidak ada garis menggantung.
Minggu lalu: cukup "genap atau bukan". Hari ini kedua cabang harus sama-sama punya output — "genap" DAN "ganjil", keduanya digambar sampai Selesai.
Waktu: 25 menit (praktik + presentasi). Bonus: "umur masuk bioskop (umur >= 17?)" — lebih menantang, kedua cabangnya mencetak kalimat berbeda.
Jangan katakan "salah" — tanya balik ke kelas: "di langkah mana kalian macet?" Alarm yang berbunyi dari teman tidak melukai rasa percaya diri.
Syaratnya bukan lagi "habis dibagi 2" (fakta matematika) tapi perbandingan — dan umur tepat 17 masuk ke cabang yang mana? Itu keputusan desain yang harus kamu jawab di peta.
Keputusan "genap/ganjil" digambar, tapi cuma jalur "genap" — lupa bahwa angka 7 juga harus punya tempat.
Obat: tanya "kalau angkanya 7, peta ini bawa saya ke mana?" — dua cabang, keduanya diwarnai.
Proses pakai jajar genjang, input pakai persegi — simbol dianggap hiasan, bukan bagian makna.
Obat: kembali ke rambu lalu lintas — bentuk = arti. Guru tunjuk simbol acak, kelas teriak artinya.
Pseudocode penuh kalimat seperti catatan untuk diri sendiri: "beri bumbu secukupnya", "siapkan alatnya".
Obat: uji main peran — teman mengeksekusi baris demi baris. Yang ambigu langsung macet.
Cabang Tidak digambar setengah jalan — garisnya melayang, tidak pernah menemui oval Selesai.
Obat: aturan papan — "setiap garis harus punya tempat pulang ke ( Selesai )". Saling cek flowchart teman.
Jebakan terbesar sesi ini bukan konsep — tapi sikap: "ah, langsung ngoding aja". Balikannya: salah alur di kertas = hapus pensil; salah alur di kode minggu depan = cari satu baris di antara ratusan. Tersesat di peta jauh lebih murah daripada tersesat di jalan.
Dua minggu di kertas — minggu depan kertas itu MULAI JADI KODE BENERAN.
Buka VS Code, buat file .py pertama, ketik print(), tekan Run — dan berteman dengan error merah pertamamu. Flowchart "genap/ganjil" hari ini jadi peta jalan pertamamu.