Dua minggu di kertas — hari ini peta itu akhirnya melaju: file .py pertama, print() pertama, dan error merah pertamamu yang tidak seharusnya kamu takuti.
.pyprint() + komentar # — dan menjalankannya 2 jalan.pypython nama.pyprint() & komentar #^, jenis errornya* REPL = mode interaktif ketik-satu-baris-langsjalan · script = program utuh di file .py.
Flowchart = peta, kode = jalan.
Error = alarm, bukan pembongkar.
Tangan gemetar wajar, mesin mati wajar — itu bagian dari proses, bukan tanda gagal. Setiap programmer pro punya foto layar penuh error merah pertamanya.
Peta "genap/ganjil"-mu minggu lalu hari ini dipakai beneran: kotak "Tampilkan Genap" berubah jadi satu baris kode.
if) baru bisa dibikin di Sesi 07; hari ini kotak cetaknya dulu yang jalan.Posisimu: barisan ke-3 dari 17 — 18% perjalanan. Blok coding resmi dimulai!
.pypython --version → muncul angka = amanCSSE di Desktop; semua file sesi tinggal di siniFile terlihat cuma halo tanpa .py? Aktifkan View → File name extensions — kalau namanya jadi halo.py.txt, Python tidak mau menjalankannya.
.py?halo.py = KTP-nya Python — dari situ ia tahu "ini program saya"halo.txt = dianggap catatan biasa — tidak mau dijalankanSimpan di folder kerja yang sama terus — minggu-minggu depan file-mu numpuk, dan kamu tahu persis di mana semua programmu tinggal.
Tombol tidak ada? Berarti pakai cara 2 — hasilnya persis sama.
python halo.py lalu Enterpy halo.py atau python3 halo.pyDua jalan, satu tujuan — pilih yang nyaman, jangan pusing dua-duanya.
Mantra wajib: Ketik → Ctrl+S → Run. Ketiga urut itu tidak boleh bolak-balik — lupa Ctrl+S = komputer menjalankan versi lama kodemu dan kamu bingung "kok outputnya nggak berubah?!"
print() — suruh komputer bicara# Program pertamaku - CSSE St. John
print("Halo, St. John!")
print("Hari ini aku mulai ngoding Python.")
print("Baris dieksekusi berurutan.")
" buka wajib ketemu " tutupprint(...) tanpa () bukan perintahTiga print = tiga baris output — muncul berurutan dari atas ke bawah, persis urutan tulismu (resep dari Sesi 01!).
Iseng: ganti isi kutip jadi sapaan versimu — print("Halo, aku Kevin!") → Ctrl+S → Run. Kode yang kamu tulis, kata-kata yang keluar.
# komentar — catatan tempel untuk manusia# Program pertamaku - 8 Okt 2026 - CSSE St. John
print("Halo, St. John!")
print("Coba tebak baris mana yang di-skip.") # catatan samping
# = catatan tempel di dinding dapur — dibaca koki manusia, diabaikan mesin. Python melewatinya tanpa mengeksekusi.
Baris # tidak menambah output — bukti visual bahwa komentar tidak dieksekusi. Komentar boleh juga di belakang kode: kiri jalan, kanan di-skip.
Setiap file dibuka dengan komentar judul — nama + tujuan file. Tiga minggu lagi kamu buka kode sendiri yang sudah lupa; catatan tempel itulah yang mengingatkanmu.
| Tempat | Cocok untuk | Sifat |
|---|---|---|
| REPL ( >>> ) | Iseng 1 baris — eksperimen cepat | Ketik → langsung jawab · tutup = hilang |
| File .py | Program sungguhan | Banyak baris · disimpan · bisa di-Run ulang |
Analogi: REPL = ngobrol langsung — tanya satu kalimat, jawaban langsung keluar. File .py = pidato yang ditulis rapi — bisa disimpan, diedit, dibagikan, dijalankan berulang kali.
Di terminal ketik python (enter) → masuk mode >>>. Keluar: exit().
Iseng satu baris → REPL. Program sungguhan → file .py. Kerja utama kita hari ini dan selamanya: file script.
sapa.py, isi minimal 3 baris print() tentang dirimu (hobi, kelas, makanan favorit)Ketik → Ctrl+S → Run → baca output. Ulangi siklus itu sampai lancar — inilah napas programmer sehari-hari.
Isinya bebas — yang dicek: 3+ baris print, ada komentar judul, output muncul berurutan.
Waktu: 25 menit. Guru keliling — target kelas: semua pernah lihat output jalan sebelum Challenge.
Syntax error = resep ditulis ngawur, komputer menolak sebelum mulai · Runtime error = resep valid tapi tabrakan saat jalan · Logical error = jalan mulus tapi hasil salah — yang paling licik, tidak ada alarmnya. Minggu-minggu awal kamu paling sering ketemu yang pertama.
Ritual 3 langkah saat error: 1) baris terakhir = jenis errornya · 2) nomor baris + panah = lokasinya · 3) perbaiki → Ctrl+S → Run lagi.
Error itu alarm, bukan aib — programmer pro ketemu error tiap hari, bedanya mereka sudah berteman.
Tambahkan ) → Ctrl+S → Run — selesai. Siklusnya cepat dan tidak berbahaya.
Tebakan terbaikmu sebelum Run: pesan errornya bilang apa, baris ke berapa?
Waktu: 10 menit. Larangan guru: tidak akan pernah merebut keyboard — yang memperbaiki harus kamu sendiri.
Waktu: 20 menit. Mewakili diagnosis teman = melatihnya jadi kurang imun — bimbing dengan pertanyaan, bukan jawaban.
| Pasien | Penyakit | Obat |
|---|---|---|
| bug_1 | Kutip tutup hilang: print("Halo dunia) | Tambah " di ujung — kutip wajib berpasangan |
| bug_3 | Kurung tutup hilang: print("Halo" | Tambah ) — Python menunggu sampai merah menunjuknya |
| bug_5 | Kutip campur: print('Sampai jumpa") | Samakan pasangannya — keduanya " atau keduanya ' |
| Pasien | Penyakit | Obat |
|---|---|---|
| bug_2 | Ejaan salah: pirnt("Apa kabar?") | Perbaiki jadi print — Python hanya kenal nama yang ejaannya persis |
| bug_4 | Teks tanpa kutip: print(Halo) | Bungkus "Halo" — tanpa kutip, Python mengira Halo nama variabel lalu mencarinya dan tidak ketemu |
Yang menyembuhkan kelima pasien dengan usaha sendiri — kamu baru saja membaca pesan error dan menang. Itu keterampilan yang membedakan developer dari orang yang menyerah.
Kode diedit, Run, tapi output tidak berubah — yang dijalankan masih versi lama.
Obat: mantra Ketik → Ctrl+S → Run — jangan balik urutannya.
Print("Halo") huruf besar — Python kenal print kecil saja.
Alarmnya: NameError: name 'Print' is not defined. Obat: kecil semua.
print(Halo) tanpa kutip — Python mencari variabel bernama Halo, tidak ketemu.
Alarmnya: NameError. Obat: bungkus teks dengan kutip.
Di terminal ketik python tapi komputer menjalankan Python 2 lawas — perintahnya beda.
Obat: cek python --version — pastikan mulai angka 3.
File tersimpan sebagai halo.py.txt — Python melihatnya catatan biasa, bukan program.
Obat: rename jadi halo.py persis — cek judul tab.
Lima jebakan ini tidak ada yang berbahaya — semuanya sembuh dengan membaca pesan error dulu, lalu perbaikan kecil. Alarm berbunyi = kamu tahu di mana harus melihat.
.py.pyHari ini teks ketok paku langsung: print("Kevin") — jadi, lupa.
Minggu depan teksnya disimpan dulu di kotak berlabel, baru dipakai.
nama = "Kevin" → print(nama). Empat tipe data (int, float, str, bool), cek tipe dengan type(), dan konversi int()/str().
sapa.py 5 baris tentang dirimu + komentar judul di atasnya